weLCome to iKainheRe's hOmepaGe

Open youR mind and iMpROve youR LiFe............
Get infoRmation about aLL heRe.

oPen YouR minD

Jika diRimu tak mampu menJadi beRingin, yanG teGak di kaki bukit,
JadiLah saJa beLukaR yanG teRbaik, yanG tumbuh di tepi danau . . . . .
Jika diRimu tak sanGGup menJadi beLukaR, JadiLah saJa Rumput,
tetapi Rumput yanG mempeRkuat tanGGuL, di pinGGiRan JaLan . . . .
Jika diRimu tak mampu menJadi JaLan Raya, JadiLah saJa JaLan setapak,
tetapi JaLan setapak yanG membawa oRanG ke mata aiR . . .
tidak semua menJadi kapten
tentu haRus aDa awak kapaLnYa . . .
JadiLah saJa diRimu .......... be yOuR seLf..
sebaik-baik daRi diRimu sendiRi ^_^

iKainheRe Tells About Her Self

Kenalin, gw Ika. iKainheRe Just the same with another women. iKainheRe
Hanya ajja gw suka banget bikin orang senyum, ketawa, dengan hidangan yang gw suguhkan.
iKainheRe
Gw sangat menghargai preferen, pendapat, masukan, kritikan, tapi bukan menjudge. iKainheRe
iKainheReJust be my self. Dengan style, brave life, color friends, and dunia gw.iKainheRe
iKainheRe Menjadi seorang penulis yang brave, eksis, dan stylish itu gga gampang, semua dari nol. Contemplative comedy gw pilih buat mewakili apa yang pengen gw sampaikan.
Komedi selalu bisa mengungkapkan apa yang tak bisa kita pahami. iKainheRe
Seperti kata Moliere, “The duty of comedy is to correct men by amusing them.” iKainheRe
Banyak orang yang bilang, penulis yang baik adalah penulis yang punya referensi yang banyak, menurut gw itu bener. Banyak-banyaklah nonton film dan baca buku.
Penulis yang baik juga akan selalu mengadopsi dan mempelajari, tapi tidak pernah mencuri.iKainheRe
Mudah-mudahan gw bisa iKainheRe

November 19, 2009

Seorang Sahabat Akan Tetap Selalu Sahabat

Dia bernama Bayu, sahabat gw sejak 4 tahun yang lalu. Dulu kita saling bercerita, tapi sejak kita sama-sama lulus kuliah Diploma, gw ngelanjutin kuliah, dia balik ke Boyolali, cari kerja katanya-sampe sekarang gga dapet-dapet, jadi kita jarang lagi saling cerita. Biasanya cerita masalah-masalah kita.

Kemaren dia ulang taun ke 23, gw lupa, hahaha dasar, jadinya gw ngucapin ke facebook, telat banget. Terus kemaren dia balesin, dia juga bilang kalo dia habis dari Jogja, tepar-teparan. Gw tau maksudnya apa, seenggaknya sebagai sahabat yang baek, etikanya adalah, nanya dia kenapa. Katanya dia putus.

Wah apa cowok selalu begitu kalo ada masalah? Terus dia cerita masalahnya panjang lebar, di facebook, wall-to-wall. Gga gw duga dia tanya kabar gw sama si 'dia'. Gw tau 'dia' yang dimaksud itu adalah mantan gw yang sekarang masih ada di profil facebook gw dengan status 'engaged' nya.
Gw bilang, "Ah udda 5 bulan berakhir Sob."
Bayu kaget. Dia nanya tentang status itu.
"Ah cuman status manipulasi. Jaga perasaan beberapa orang. Terlalu berat menyandang status single. Biarlah. Lagian dia juga gga mau ngerubah statusnya malah ganti facebook sepertinya."

Tadinya gw mau nambahin, "Biarin gw ajja yang sakit, jangan bikin mereka juga sakit dengan liat perubahan status gw." tapi gga jadi. Dia merespon, "Terlalu berat karena takut terlalu banyak godaan ya Sob." Gw hanya tertawa.

Ada lagi yang lebih penting daripada ketidaksanggupan gw menampilkan 'single' di situs bernama Facebook itu yaitu gw gga mau menyandarkan hidup pada kenangan. Siapapun tidak akan sanggup menghapus kata bernama kenangan karena mereka memiliki memory. Kenangan selalu ada, tapi bukan buat di sesalin, melainkan buat di saring untuk di daur ulang menjadi kata bernama pengalaman. Lamunan gw tersadar dengan bunyi ringtone handphone gw. Bayu menelepon. Gw angkat.

"Ya," kata gw.
"Udah dari kapan sob?"
"Lima bulanan"
"Kenapa nggak cerita?"
"Waktu itu aku butuh temen buat cerita, aku telpun kamu tapi hp kamu nggak aktif"
"Kenapa nggak coba lagi?"
"Aku akhirnya cerita sama Alloh"
"Oh.. maaf ya."
Gw ketawa, "Udahlah ah. Nggak papa"
"Kenapa udahan?"
"Karena jalannya gini, kali."
"Nggak mau cerita?"
"Bukan nggak mau, tapi harusnya aku cerita lima bulan lalu. Apa sekarang kamu tega denger aku nangis?"
"Nggak"
"Kalo gitu jangan maksa aku buat cerita ya"
"Oke. sorry."
"No. Problem"

Gw bilang "No problem" itu tadi dengan mata gw yang udda basah. Gw berusaha biar suara gw gga berubah. Bukan apa-apa, gw paling gga mau berbagi kesedihan gw dengan siapapun. Gw gga mau bikin orang lain terbebani dengan cerita gw, sampe ikut sedih juga. Although orang itu sahabat gw sekalipun.
Setelah hening lama, dia teriak ngagetin gw, "Woooyyy diem ajja hayow mikirin opo"
Gw cuman ketawa.
"Tetep aja kamu kayak gitu sob. Ketawa-ketawa walopun ada beban."
"Ah biasa aja kali. Kayak baru kenal aku aja kamu tu."
"Terus sekarang sama siapa?"
"Hah?"
Pertanyaan bagus. 'sekarang sama siapa'.
"Apanya?" lanjut gw.
"Cowok kamuuuu"
"Nggak ada"
Wah. Jawaban jujur. Gw kenal Bayu udda lama, dia pasti bakalan interogasi gw kayak wartawan. Dan bener ajja pikiran gw.
"Hah masa nggak ada"
"Yeeeee dikandani og ngeyel. Golek'ke ndang"
Dia malah ketawa, "Hahahahaha mesti uez ono to ning ra gelem crito."
Wah.. gw keinget seseorang disana.. tapi terlalu cepet. Terlalu membingungkan. Biarin semua ngalir kayak air ajja. Toh sesorang itu udda punya sangkar sendiri, gw gga bisa bawa dia ke sangkar ini buat bersama-sama ngeliat senja tiap sore.
Bayu malah ngagetin gw lagi, "Woyyyyy diem lagi." Gw cuman ketawa.

Begitulah seoarang sahabat, walopun dia menghilang lama, akan tetep kembali dan mendengarkan cerita sahabatnya lagi.
"Namanya Fawkes," kata gw.
"Hah Fawkes? Kayak nama burung di Film Harry Potter"
"Hahaha. Aku menyebutnya begitu"
"Lebih baik dari Monk?"
Hahaha Bayu udda biasa nyebut mantan gw itu dengan Monk.
"Semoga. Sayang sekali aku belom sangat mengenalnya"
"Ikutin kata hati aja"
"Iya"
"Salam buat dia," katanya.
Gw hanya tertawa.
Kalo gw bisa bersamanya, salam itu akan tersampaikan, pikir gw.
Tak lama kemudian Bayu menutup teleponnya.

Howh.. Senja tak muncul karena hari hujan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sertakan juga alamat blog anda dalam komentar anda
atau alamat website anda

TerimaKasih